Selamat datang di Pajangan

Blog ini menyajikan informasi mengenai Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kementerian Desa PDT dan peran strategis Tenaga Pendamping Profesional dalam mengawal implementasi UU Desa demi terwujudnya desa yang mandiri dan berdaya di Wilayah Kapanewon Pajangan, Kab.Bantul,D.I.Y

Find Out More Action

Program

Pembangunan Kalurahan

Tenaga Pendamping Profesional (TPP) bertindak sebagai fasilitator dalam proses perencanaan dan penganggaran desa, memastikan dokumen seperti RPJMDesa dan RKPDesa disusun secara partisipatif dan berbasis data (termasuk data SDGs Desa), serta mengawal agar alokasi Dana Desa dalam APBDesa selaras dengan prioritas pembangunan yang telah disepakati masyarakat, sekaligus mematuhi regulasi nasional.

Read More

Pemberdayaan Kalurahan

Tenaga Pendamping Profesional (TPP) memberdayakan desa dengan mengaktifkan partisipasi inklusif masyarakat, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta mentransfer pengetahuan praktis agar desa mampu mengambil alih kemudi pembangunan dan ekonomi secara mandiri.

Read More

Sistem Informasi Desa

TPP mendampingi Pemerintah Desa dalam pengoperasian, pemutakhiran data, dan pemanfaatan strategis Sistem Informasi Desa (SID) untuk pengambilan keputusan yang efektif.

Read More

BUMDes

TPP bertindak sebagai fasilitator bagi BUMDes, mendampingi mulai dari perencanaan strategis hingga operasional agar menjadi entitas ekonomi lokal yang mandiri, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Read More

Aktivitas

Thursday, June 25, 2026

Ngopi Bersama di Pendopo Kecamatan Pajangan, 3 Desa/Kalurahan Komitmen Capai Target Realisasi APBDes 2026

 

 

 

IMG_256

 

IMG_256

 

IMG_256

 

IMG_256

 

 

Rabu, 24 Juni 2026 kemarin, Pendopo Kecamatan Pajangan dilaksanakan Ngobrol Pintar alias Ngopi bertajuk Rapat Koordinasi Pengendalian Keuangan Desa Semester I. Hadir dalam forum; Pemerintah desa, Ketua BPD se-Kecamatan Pajangan, Kasie Tapem, PD PLD dan Camat tentu saja.

 

Agendanya adalah Cek n Ricek “RAPOR” serapan APBDes 2026.

Kenapa Bapak Camat mengundang Rakor di Kecamatan?.

Tentu ada dasarnya yakni Permendagri 20/2018 dan Permendagri 73/2020 yang amanatkan Camat wajib Binwas Keuangan Desa.

 

Data serapans APBDes dan Serapan DD tahap 1 yang disajikan oleh TPP Pajangan, menunjukkan rata-rata realisasi APBDes se-Pajangan baru 22% dan Serapan Dana Desa rata-rata sebesar 46%. Serapan Dana Desa terendah  5% dan tertinggi sebesar 75%. ini masih jauh dari target normal serapan sebesar 50%.

Ada yang perlu dievaluasi dan perlu dibangun komitmen serta semangat kepada semua pihak secara obyektif, tanpa mencari kesalahan-kesalahan namun mencari Solusi bareng, karena semua akan saling terkait, demikian spirit positif dan ajakan oleh Bapak Camat dalam memimpin rapat koordinasi disela kesibukan yang padat.

 

PD dan PLD Pajangan senantiasa mengawal sesuai dengan kapasitas dan kewenangan yang diemban guna mendampingi pemerintah desa menuju kinerja yang semakin baik. Kinerja pemerintah baik, maka kinerja pemerintah kecamatan pun akan lebih baik lagi. (Esthi)

 

Friday, May 22, 2026

Giat TPP bersama Tim Monev Kapanewon Pajangan: Penguatan Tata Kelola Keuangan Kalurahan

 


Pada Kamis dan Jumat, 21-22 Mei 2026, TPP bersama Tim Monev Kapanewon Pajangan melaksanakan Monitoring dan Evaluasi  di Pemerintah Kalurahan Triwidadi, Sendangsari, dan Guwosari secara terpisah. Ini menjadi tahapan penting dan upaya mitigasi dalam tata kelola keuangan di pemerintah kalurahan.

Monev ini menjadi ruang crosscheck dan ruang perbaikan bagi pengelolaan keuangan APBKal. Tim Monev Kapanewon dengan TPP memastikan pengelolaan keuangan di kalurahan sesuai aturan, tepat waktu, dan bisa dipertanggungjawabkan.

Fokus utama monev adalah:

1.      Kelengkapan Dokumen Perencanaan & Penganggaran: RPJMKal, RKPKal, APBKal. Dengan Perkal dan Keputusan-keputusan lain yang menyertai.

2.      Kesesuaian substansi dan aturan (teknis): Pagu anggaran, Penggunaan sesuai sumber dana, dan sinkronisasi program dan kegiatan dengan pemerintah.

3.      RAB, SHBJ, Realistis, BOP, Pajak, kelengkapan lainnya.

4.      Silpa sesuai penggunaan dan ketentuan.

5.      Kesimpulan dan Rekomendasi Panewu adalah diterima dengan catatan.

Monev ini direncanakan tiap triwulan dan progres hasil monev dituangkan dalam Form Instrumen yang disusun oleh Panewu Pajangan, sebagai catatan hasil monev dan ditandatangani pelaksana monev yang mana Panewu Anom sebagai Ketua Tim dengan anggota para Kepala Jawatan dan pendukung tim oleh TPP Pajangan. (esti)

Wednesday, April 22, 2026

Babak Baru Program Ketahanan Pangan Bumdes Guwosari Maju Sejahtera : Catatan Penting Musyawarah Kalurahan Guwosari Hari Ini

 


    Guwosari, 16 April 2026 -- Musyawarah Kalurahan (Muskal) Guwosari baru saja digelar dengan fokus utama mengevaluasi dan mempertajam arah program Ketahanan Pangan (Ketapang) yang dikelola oleh Bumdes Guwosari Maju Sejahtera. Muskal dihadiri oleh Bamuskal, Pemerintah Kalurahan, Forkompinkap, LKK, Pendamping Desa, dan Pendamping Lokal Desa. Langkah ini diambil setelah melihat realisasi serapan anggaran yang dinilai belum maksimal, di mana hingga saat ini masih terdapat sisa dana sebesar Rp152.620.000 dari total pagu anggaran ketapang Rp360.000.000. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kalurahan, Bumkal dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa setiap rupiah penyertaan modal dari Dana Desa memberikan dampak konkret bagi ketahanan pangan lokal dan pendapatan asli kalurahan.

    Langkah perubahan ini juga sekaligus menjadi bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan program yang sudah berjalan. Sebelumnya, program Ketahanan Pangan di Kalurahan Guwosari hanya berfokus pada unit penggemukan domba sebagai satu-satunya pilar usaha. Namun, disadari bahwa ketergantungan pada satu komoditas saja belum cukup kuat untuk menggerakkan roda ekonomi desa secara luas. 

    Sebagai solusi strategis untuk mengoptimalkan sisa anggaran tersebut, Muskal menyepakati penambahan unit usaha baru berupa budidaya ayam petelur. Keputusan ini didasarkan pada besarnya potensi pasar telur di wilayah sekitar dan kesiapan teknis Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumdes) Guwosari Maju Sejahtera dalam mengelolanya. Dengan rencana alokasi anggaran sebesar Rp150.000.000, program ini ditargetkan untuk memulai budidaya 500 ekor ayam petelur sebagai penggerak ekonomi baru di desa.

    Melalui diversifikasi usaha ini, Pemerintah Kalurahan berharap efektivitas program Ketapang dapat meningkat secara signifikan. Tidak hanya sekadar menghabiskan sisa anggaran, kehadiran unit budidaya ayam petelur ini diproyeksikan menjadi mesin pendapatan baru bagi Bumdes. Pada akhirnya, optimalisasi ini diharapkan mampu mendongkrak kontribusi Bumdes terhadap Pendapatan Asli Kalurahan (PAKal) guna membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Guwosari secara mandiri. 

Sumber : TPP P3MD Kapanewon Pajangan

Sinergi Tenaga Pendamping Profesional P3MD dan KPM: Mengawal Konvergensi Stunting Lewat eHDW dan Pelaporan Triwulan 1 2026

 

    Tenaga Pendamping Profesional (TPP) dalam program P3MD memegang peranan krusial sebagai jembatan informasi dan teknologi di tingkat Kalurahan. Dalam upaya percepatan penurunan stunting, TPP bertugas memfasilitasi Pemerintah Kalurahan dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) agar selaras dalam memahami alur kerja aplikasi electronic Human Development Worker (eHDW). Pendampingan ini bukan sekadar bantuan teknis, melainkan upaya memastikan bahwa setiap kebijakan desa didasarkan pada data yang akurat dan real-time dari lapangan.

    Fasilitasi yang dilakukan TPP berfokus pada akurasi input data sasaran, mulai dari ibu hamil, anak usia 0-59 bulan, remaja putri dan calon pengantin. Melalui aplikasi eHDW milik Kemendesa PDT,  TPP membimbing KPM dalam memetakan siapa saja yang menjadi sasaran prioritas di wilayahnya. Proses identifikasi yang tepat di awal sangat menentukan kualitas intervensi yang akan diberikan, sehingga tidak ada warga yang berisiko stunting terlewat dari jangkauan layanan kesehatan dan sosial di Kalurahan.

    Selain data sasaran, TPP juga memastikan KPM mampu menginput pemantauan layanan konvergensi stunting dengan detail. Hal ini mencakup layanan pemeriksaan kehamilan, pemberian imunisasi, layanan remaja putri, bimbingan pernikahan, hingga ketersediaan air bersih dan sanitasi. Dengan inputan yang disiplin, aplikasi eHDW akan menghasilkan laporan skor konvergensi desa yang menjadi cermin sejauh mana Pemerintah Kalurahan telah memenuhi hak-hak dasar masyarakatnya. Data inilah yang nantinya menjadi dasar dalam musyawarah desa untuk menyusun program kegiatan yang lebih tepat sasaran.

    Dalam pelaporan konvergensi stunting Triwulan 1 Tahun 2026, 3 Kalurahan di Kapanewon Pajangan meraih hasil yang memuaskan. Skor konvergensi Kalurahan Triwidadi sebesar 81,76 %. Skor konvergensi Kalurahan Sendangsari sebesar 78,16%. Skor konvergensi Kalurahan Guwosari sebesar 98,55%. Setelah dokumen Scorecard EHDW dilaporkan oleh KPM  dan dilegalisasi oleh Lurah, TPP memfasilitasi pengumpulan dokumen ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Kabupaten Bantul.


    Melalui sinergi yang kuat antara Pendamping Profesional, Pemerintah Kalurahan, dan KPM, penggunaan eHDW bertransformasi dari sekadar rutinitas administratif menjadi alat advokasi yang kuat. Digitalisasi data ini memungkinkan pimpinan di tingkat pusat hingga desa untuk memantau perkembangan penurunan stunting secara transparan. Pada akhirnya, kerja keras TPP dalam memfasilitasi inputan eHDW adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat dan unggul di pelosok desa.
Sumber : TPP P3MD Kapanewon Pajangan

Tuesday, April 21, 2026

Monitoring Pelaksanaan Program Ketahanan Pangan BUMDesa di wilayah Kapanewon Pajangan, Bantul, DIY

 

    Pada hari Senin dan Selasa, 20-21 April 2026, Tim monev Program Ketahanan Pangan BUMDesa (Endri, Nira, Irma, Ulfi dan Esthi) dari unsur TAPM Kabupaten, Dinas PMD Kabupaten, PLD dan PD, melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi program Ketahanan Pangan melalui penyertaan modal bumdesa pada akhir tahun 2025. Kunjungan ini dilaksanakan pada 20-21 April di Bumdesa Triwidadi Maju Sejahtera, Bumdesa Sendang Bumi Sejahtera, dan Bumdesa Guwosari Maju Sejahtera guna memantau dan memastikan bahwa unit usaha yang mendukung Ketahanan Pangan yang dikelola BUMDesa berjalan sesuai rencana, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Suasana Kegiatan Monitoring
          Kunjungan awal tim Monitoring secara terpisah ke Bumdesa Triwidadi dan Sendangsari, dimulai pukul 10.00-15.30 di ruang rapat Desa, dihadiri oleh Perwakilan Pemdes, Direktur dan Sekretaris BUMDesa, Ketua BPD.





Pada hari ke dua, kunjungan di Bumdes Guwosari, tepatnya di area lahan pertanian dan penggemukan kambing. Secara santai tim melakukan tugasnya disana.




Fokus Monitoring

Pelaksanaan monitoring ini fokus pada Pemantauan dan pencatatan data bumdes berupa;

1)     Dokumen perencanaan (RPJMDesa, RKP dan APBDesa 2025),

2)     Proposal usaha dengan Analisa Kelayakan Usaha yang telah disahkan.

3)     Program kerja bumdes dan targetnya

4)     Perkembangan Usaha dan penerima manfaat, bagi pemdes dan masyarakat

5)     Rekonsiliasi rekening Keuangan dan Saldo pada Buku Rekening bumdesa.

Hasil monev

1)     Dua Bumdesa telah merealisasikan unit kegiatan bumdesa berupa usaha dagang Jagung dan usaha penggemukan domba.

2)     Rekonsiliasi rekening keuangan sesuai antara dana belanja dan saldo dalam Rekening dengan Pagu DD Ketahanan Pangan

Sumber : TPP P3MD Pajangan

 



Pemeringkatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Tahun 2026

 


Pemeringkatan BUMDesa (di Kabupaten Bantul disebut BUMKal) merupakan agenda tahunan Kemendesa PDT untuk mengukur kinerja, tata kelola, dan dampak ekonomi BUMKal terhadap masyarakat.

TPP Kapanewon Pajangan (PD dan PLD), Bantul, DIY melaksanakan fasilitasi dan pendampingan pengisian data dan dokumen pendukung Pemeringkatan tiga BUMKal yaitu BUMKal Triwidadi Maju Sejahtera, BUMKal Sendang Bumi Sejahtera, dan BUMKal Guwosari Maju Sejahtera serta BUMDes bersama Lkd Pajangan Gemilang Sejahtera, secara terpisah pada 06-14 April 2026.  

Pada pemeringkatan ini penilaian dilakukan berdasarkan aspek Kelembagaan, Manajemen, Usaha dan Unit usaha, Kemitraan, Administrasi dan Akuntabilitas, serta Manfaat bagi desa. TPP bersama Tim BUMKal dengan dukungan Pemerintah Kalurahan mempersiapkan data dan dokumen yang diperlukan agar dicapai skor pemeringkatan yang sesuai dengan kondisi dan progres tiap BUMKal.

Tujuan utama pemeringkatan ini adalah:

1.     Pemetaan kondisi riil BUMKal

2.     Acuan dalam perumusan kebijakan dan pembinaan, berdasarkan peringkat yang dicapai  yaitu Perintis, Pemula, Berkembang dan Maju.

3.     Tata kelola dan Akuntabilitas BUMKal

4.     BUMKal makin berdaya saing dan dipercaya publik

5.     BUMKal mencapai efektivitas pemanfaatan modal.

 


Adapun hasil verifikasi dan penilaian pemeringkatan BUMKal 2026 di wilayah Kapanewon Pajangan diinformasikan sebagai berikut:

Nama BUMKal

Peringkat

BUMKal Triwidadi Maju Sejahtera

Pemula

BUMKal Sendang Bumi Sejahtera

Perintis

BUMKal Guwosari Maju Sejahtera

Maju

BUMDes bersama Lkd Pajangan Gemilang Sejahtera

Maju

 Sumber: https://bumdes.kemendesa.go.id

                Esthi&Ida (PD & PLD Kap Pajangan)


Our Blog

5 visitor
Average weekly visitor
9 Times
Average weekly interaction
5 visitor
Average yearly happy visitor

Our Team

Esthi Wahyuni
Pendamping Desa
Ida Ulfiana
Pendamping Lokal Desa

Contact

Talk to us

https://kemendesa.go.id/

Alamat:

Kantor Kapanewon Pajangan,Kamijoro, Sendangsari, Pajangan, Bantul

Jam Kerja:

Senin - Jumat dari jam 08-00 - 16.00 WIB

Phone:

000 000 000 000

Search This Blog

Powered by Blogger.

Ngopi Bersama di Pendopo Kecamatan Pajangan, 3 Desa/Kalurahan Komitmen Capai Target Realisasi APBDes 2026

                Rabu, 24 Juni 2026 kemarin, Pendopo Kecamatan ...