Babak Baru Program Ketahanan Pangan Bumdes Guwosari Maju Sejahtera : Catatan Penting Musyawarah Kalurahan Guwosari Hari Ini
Guwosari, 16 April 2026 -- Musyawarah Kalurahan (Muskal) Guwosari baru saja digelar dengan fokus utama mengevaluasi dan mempertajam arah program Ketahanan Pangan (Ketapang) yang dikelola oleh Bumdes Guwosari Maju Sejahtera. Muskal dihadiri oleh Bamuskal, Pemerintah Kalurahan, Forkompinkap, LKK, Pendamping Desa, dan Pendamping Lokal Desa. Langkah ini diambil setelah melihat realisasi serapan anggaran yang dinilai belum maksimal, di mana hingga saat ini masih terdapat sisa dana sebesar Rp152.620.000 dari total pagu anggaran ketapang Rp360.000.000. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kalurahan, Bumkal dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa setiap rupiah penyertaan modal dari Dana Desa memberikan dampak konkret bagi ketahanan pangan lokal dan pendapatan asli kalurahan.
Langkah perubahan ini juga sekaligus menjadi bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan program yang sudah berjalan. Sebelumnya, program Ketahanan Pangan di Kalurahan Guwosari hanya berfokus pada unit penggemukan domba sebagai satu-satunya pilar usaha. Namun, disadari bahwa ketergantungan pada satu komoditas saja belum cukup kuat untuk menggerakkan roda ekonomi desa secara luas.
Sebagai solusi strategis untuk mengoptimalkan sisa anggaran tersebut, Muskal menyepakati penambahan unit usaha baru berupa budidaya ayam petelur. Keputusan ini didasarkan pada besarnya potensi pasar telur di wilayah sekitar dan kesiapan teknis Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumdes) Guwosari Maju Sejahtera dalam mengelolanya. Dengan rencana alokasi anggaran sebesar Rp150.000.000, program ini ditargetkan untuk memulai budidaya 500 ekor ayam petelur sebagai penggerak ekonomi baru di desa.
Melalui diversifikasi usaha ini, Pemerintah Kalurahan berharap efektivitas program Ketapang dapat meningkat secara signifikan. Tidak hanya sekadar menghabiskan sisa anggaran, kehadiran unit budidaya ayam petelur ini diproyeksikan menjadi mesin pendapatan baru bagi Bumdes. Pada akhirnya, optimalisasi ini diharapkan mampu mendongkrak kontribusi Bumdes terhadap Pendapatan Asli Kalurahan (PAKal) guna membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Guwosari secara mandiri.
Sumber : TPP P3MD Kapanewon Pajangan

.png)


.jpeg)



