Guwosari, 12 November
2025 -- Musyawarah Kalurahan Khusus (Muskalsus) yang dilaksanakan di Kalurahan
Guwosari menjadi momen krusial dalam menentukan langkah strategis pengembangan perekonomian
Kalurahan. Muskalsus dihadiri oleh Pemkal, Bamuskal, Kapanewon Pajangan, Danramil, KDMP, Bhabinkamtibmas, Bisnis Asisten KDMP dari Kemenkop, LKK dan Pendamping Desa. Acara ini berfokus pada pembahasan komprehensif terkait rencana
kerja Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sebuah langkah yang bertujuan
meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui usaha yang terstruktur dan
dikelola secara kooperatif.
Dalam
Muskalsus ini, KDMP mempresentasikan secara detail jenis-jenis usaha yang akan
dijalankan, termasuk analisis potensi pasar dan proyeksi keberlanjutannya. Program
kerja untuk KDMP Kalurahan Guwosari yaitu Kuliner Guwosari Ngangeni, Agen BNI46,
Kios Pupuk Agrotama, Perdagangan Sari Berkah Niaga, Simpan pinjam dan Pesona
Wisata.Saat ini, KDMP Guwosari dalam
masa penjajakan sebagai Pilot Project Pembangunan PLTS 1 Mega Watt tiap Desa. Proyek
ini menjembatani kesenjangan tersebut. Dipimpin oleh konsorsium universitas
Indonesia (UGM, UMY, Unsoed), proyek ini akan bermitra dengan para ahli
terkemuka Australia dari Curtin University untuk mengadaptasi model tata kelola
energi terbarukan milik komunitas (CORE) Australia. Kejelasan presentasi
ini menjadi landasan utama bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah
kalurahan untuk memberikan dukungan penuh, memastikan bahwa rencana usaha KDMP
selaras dengan visi pembangunan kalurahan yang berkelanjutan dan
menyejahterakan seluruh anggota dan warga Guwosari.
Salah satu poin penting yang berhasil dicapai dalam Muskalsus adalah adanya dukungan penuh Kalurahan Guwosari terkait pemanfaatan Tanah Kas Desa (TKD). Dukungan ini sangat vital, terutama dalam memfasilitasi pembangunan fisik yang diperlukan, seperti kantor sekretariat dan gerai pemasaran untuk produk-produk KDMP, serta Gudang logistik. Lokasi TKD tersebut berada di wilayah Padukuhan Kedung dengan luasan sekitar 1600 m2.
Sebagai
penutup, Muskalsus Kalurahan Guwosari
secara khusus menekankan pada upaya berkelanjutan KDMP dalam peningkatan
jumlah keanggotaan dari warga Kalurahan Guwosari dengan target 1000 anggota
ditahun 2026 atau minimal 60 anggota disetiap padukuhan. Peningkatan anggota
ini bukan hanya soal kuantitas, tetapi juga tentang penguatan partisipasi aktif
dan rasa kepemilikan masyarakat terhadap koperasi. KDMP berkomitmen untuk
melakukan sosialisasi dan pendampingan agar semakin banyak warga yang terlibat
langsung, menjadi anggota aktif, dan merasakan manfaat ekonomi dari usaha yang
dijalankan. Dengan landasan hukum, dukungan infrastruktur, akses permodalan
yang jelas, serta komitmen peningkatan partisipasi warga, Muskalsus ini
diharapkan menjadi titik tolak bagi Kalurahan Guwosari untuk mencapai
kemandirian ekonomi yang berbasis pada prinsip-prinsip koperasi dan gotong
royong masyarakat setempat. (Ida)



0 comments:
Post a Comment